Wednesday, 3 September 2014
Sayuran Hidroponik Juga Organik? | Liputan6.com
Hidroponik adalah metode menanam sayuran tanpa tanah. Tanaman akan menerima nutrisi melalui akar, dan dapat tumbuh di air. Selain itu, tanaman hidroponik juga dapat tumbuh lebih cepat serta memiliki ukuran lebih besar ketimbang tanaman yang diolah di tanah.
Dengan alasan ini, tidak sedikit orang yang percaya bahwa sayuran yang menggunakan metode hidroponik, memiliki nilai gizi yang hampir sama dengan sayuran organik. Benarkah?
Mantan Petani Hidroponik dari Green House Marunda Hijau, Pak Didi mengatakan, tidak dapat begitu saja mengklaim sayuran hidroponik sama sehatnya dengan sayuran organik. Semua itu, harus dilihat dari pupuk atau pemberian nutrisi ke tanaman itu.
"Tanaman hidroponik ini menggunakan nutrisi yang mengandung kimia juga. Hanya saja, tidak terserap di daun, hanya menempel. Maka itu, belum dapat dikatakan apakah sama seperti sayuran organik," kata Didi kepada Health Liputan6.com di Marunda, Jakarta Utara, ditulis Rabu (23/4/2014)
Dikutip dari Healthy Eating, tim peneliti dari Departemen Gizi di University of Nevada, Dr. Reno melakukan perbandingan terhadap selada yang ditanam menggunakan metode hidroponik, konvensional, serta metode organik. Para peneliti itu, meminta kepada 23 anggota panel sensorik yang akan menilai selada dari segala metode dan jenisnya.
Ketika melakukan penelitian itu, para peneliti menilai dari sejumlah kriteria, bau, rasa, tekstur, dan kualitas visual. Hasil akhirnya, para peneliti melaporkan bahwa anggota panel menilai semua selada itu sama, dan tak ada bedanya.
Sumber : http://health.liputan6.com/read/2040760/sayuran-hidroponik-juga-organik
Friday, 29 August 2014
Pestisida Alami
'Natural Pesticides : Pestisida alami/nabati
Pestisida alami adalah solusi jangka pendek untuk mengatasi hama.
Sebaiknya digunakan jika perlu saja.
Jangan gunakan pestisida nabati/alami jika tidak ada hama atau sayuran/tumbuhan yang rusak..
Bahkan sebaiknya tidak digunakan jika kerusakan tumbuhan hanya sedikit sekali.
Beberapa insektisida alami sangat kuat dan dapat membunuh semua serangga, baik perusak maupun yang berguna. Jadi berhati2lah, sebagian besar serangga tidak merusak tumbuhan kita, dan dengan membunuh mereka dapat menyebabkan masalah di kemudian hari.
Smart Ideas :
-Stop penggunaan pestisida alami setidaknya 2 minggu sebelum panen. Ini sangat penting untuk mencegah sayuran/buah terkontaminasi pestisida yang dapat menyebabkan manusia sakit.
-Lakukan rotasi penggunaan pestisida alami untuk mencegah serangga menjadi kebal terhadap satu macam pestisida. Silakan bereksperimen, yang satu bisa jadi lebih baik dr yang lainnya.
-Semprot pestisida alami di pagi hari atau senja untuk mencegah tumbuhan terbakar karena panas matahari.
-saat musim basah /hujan, paling tidak semprot 3 jam sebelum turun hujan, sehingga penyemprotan berdampak maksimum.
Macam2 Pestisida Alami
Bawang Putih dan Cabe
-3 siung bawang putih dan segenggam cabe
direbus dalam panci dan tambahkan sabun cuci piring 3sdm
diaduk dan diamkan selama 1 hari
siap untuk digunakan.
Papaya Spray
1kg daun pepaya potong2, campur dengan 1liter air.
Diamkan selama 1 jam.
Aduk dan tambahkan 4 liter air dan 4 sdm sabun, aduk rata.
Dapat digunakan untuk Aphid, termites, bugs and ulat.
Ginger/Jahe
Tumbuk 1 genggam jahe dan masukkan dalam 1 ember air.
Diamkan selama 1 hari.
Semprotkan ke tumbuhan yang rusak untuk menahan pertumbuhan larva cacing dan ulat.
Tomato Leaves Spray/Daun Tomat
Dapat untuk mengusir aphid, semut, ulat, telur serangga, lalat, jamur dan bakteri.
Masak 1 kg daun tomat dalam 2 liter air selama 30 menit
Tambahkan segenggam daun, batang dan buah tomat, dan 2 liter air.
Campur semua bahan lalu diamkan selama 6 jam /1/2 hari.
Aduk lalu tambahkan 4 sdm sabun.
Semprotkan tiap 2 hari sekali jika hama dalam jumlah banyak.
PERHATIAN
Pestisida daun tomat ini sangat keras, jadi gunakan sarung tangan dan masker saat menyemprot. Dan cucilah tangan setelah menyemprot.
Sabun digunakan sebagai perekat pestisida.
Tetapi bisa diganti dengan air rebusan singkong, atau air rebusan kentang, dan diamkan selama 1 hari.
Tobacco Leaves spray/Daun Tembakau
Menggunakan pestisida daun tembakau hanya dilakukan sebagai last option atau pilihan terakhir.
Gunakan pakaian pelindung, sarung tangan dan masker saat menggunakan pestisida ini. Karena sangat keras dan juga dapat membunuh serangga lain yang berguna.
Rendam 1 kg daun tembakau yang sudah dipotong2 dalam 15 liter air selama 1 hari 1 malam. Tambahkan 2 sdm sabun cair. Aduk rata.
Dapat membasmi aphid, virus daun keriting, ulat dll.
Tapi jangan digunakan untuk pohon tomat, kentang, terong, cabe dan mawar.
Sumber : Permaculture by Idepfoundation.org
Satu resep lagi..
Insektisida Nabati
3 rimpang lengkuas
2 rimpang jahe
2 rimpang kunyit
3 batang sereh
5-7 cabe rawit
Dihaluskan, dicampur dalam 2 liter air
Disimpan 1 hari
Semprot
Selamat mencoba semoga bermanfaat.
Wednesday, 27 August 2014
Mengenal sistem hidroponik
Mengenal Sistem Hidroponik
Sebelum anda membuat sistem hidroponik ada baiknya anda tahu apa itu hidroponik. Hidroponik secara garis besar adalah cara menanam tanaman tanpa menggunakan media tanah.Gagasan berkebun hidroponik (hydroponic gardening) atau berkebun tanpa tanah, telah ada sejak zaman Raja Sulaiman.
Laju pertumbuhan tanaman hidroponik bisa mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman yang ditanam di tanah pada kondisi yang sama.
Alasan untuk ini adalah karena tanaman hidroponik langsung mendapatkan makanan dari air yang kaya nutrisi.
Kondisi ini juga membuat tanaman tidak perlu akar besar untuk mencari nutrisi. Dan karena energi yang diperlukan untuk pertumbuhan akar lebih sedikit, sisa energi bisa disalurkan ke bagian lain dari tanaman.
Tanaman hidroponik tumbuh sehat, kuat, dan bersih. Hidroponik juga ramah lingkungan karena tidak membutuhkan air sebanyak berkebun secara konvensional. Ini karena hidroponik tidak memerlukan penyiraman sama sekali.
Tanaman hidroponik membutuhkan pestisida lebih sedikit. Erosi tanah juga tidak menjadi masalah karena hidroponik hanya menggunakan media air.
Lantas bagaimana tanaman hidroponik mendapatkan nutrisi yang biasanya didapatkan dari tanah? Semua nutrisi tersedia dalam cairan atau bubuk yang dicampur dalam air.
Sistem hidroponik bisa dikategorikan menjadi dua yaitu sistem aktif dan pasif. Sistem hidroponik aktif mensirkulasi larutan nutrisi dengan pompa. Sedang sistem hidroponik pasif bergantung pada gaya kapiler dari media tumbuh.
Dalam sistem pasif, larutan kaya nutrisi diserap oleh medium dan diteruskan ke akar tanaman.
Sisi negatif dari metode ini adalah ketidakmampuan untuk memberikan cukup oksigen melalui akar untuk mendukung pertumbuhan terbaik tanaman.
Sistem hidroponik juga dapat dibedakan menjadi dapat di-recovery dan tidak dapat di-recovery (non-recovery).
Dalam sistem recovery, larutan nutrisi disirkulasikan untuk digunakan kembali. Dalam sistem non-recovery, larutan nutrisi tidak digunakan kembali.
Jika tidak yakin hendak membeli atau membangun sistem hidroponik jenis apa, Anda bisa membeli yang menurut Anda paling cocok untuk membiasakan terlebih dahulu dengan cara bertanam ini.
Berkebun hidroponik adalah hobi yang populer, menyenangkan, serta mudah dipelajari.
sekian artikel ini semoga bermanfaat
Jangan lupa baca Peralatan Hidroponik Sederhana
Bertanam Hidroponik itu menyenangkan !
sumber : amazine.co

