- Persiapkan dripper set (Dripper, Nipper and Microtube), ini banyak dijual online.
- Siapkan Bak penampungan Nutrisi dan pompa airnya. Buat lubang untuk aliran air nutrisi dari pompa dan untuk buangan udara.
- Pasang pipa nutrisi (Polypipe) di dekat polybag. Panjang pipa/polypipe dan kekuatan pompa disesuaikan dengan kebutuhan.
- Setelah semua terpasang dengan baik, lakukan uji coba (Test Fertigation dengan air biasa), tempatkan gelas plastik di masing-masing ujung dripper, jalankan pompa dan ukur keluaran air selama 5 menit untuk mendapatkan 100ml, atau atur sesuai dengan kebutuhan tanaman.
- Setelah tes aliran, kemudian tes pewaktu (timer), kapan dan berapa lama proses penetesannya.
- Kini Drip Irrigation Anda sudah siap digunakan. Cek selalu kebutuhan nutrisi, peralatan dan aliran air nutrisinya, sehingga jika terjadi kendala dapat langsung teratasi.
Showing posts with label Hidroponik Sederhana. Show all posts
Showing posts with label Hidroponik Sederhana. Show all posts
Monday, 25 August 2014
Membangun Hidroponik Model Drip Irrigation | Hidroponik System Tetes
Hidroponik Model Drip Irrigation pada prinsipnya hanya memberikan air dan nutrisi dalam bentuk tetesan yang menetes secara terus-menerus sepanjang waktu. Tetesan diarahkan tepat pada daerah perakaran tanaman agar tanaman dapat langsung menyerap air dan nutrisi yang diberikan. Tetesan nutrisi dapat diatur sehingga tidak akan menggenangi tanaman. Alat ini pada prinsipnya sama saja dengan menyiram tanaman namun dilakukan secara otomatis, terus-menerus dan sesuai dosis. Berikut cara membangun Hidroponik Drip Irrigation sederhana :
Saturday, 5 April 2014
Mencari Cara Bertanam Hidroponik Paling Sederhana
Awalnya saat mendengar kata Hidroponik saya selalu membayangkan bertanam dengan media air dan memerlukan peralatan yang ribet dan mahal.
Seiring perkembangannya, ternyata hidroponik itu tidak serumit bayangkan saya. Dalam ber-hidroponik ada berbagai system mulai dari yang paling sederhana sampai yang rumit dan perlu biaya besar.
Berhidroponik dengan cara paling sederhana biasanya menggunakan system wick atau sumbu, karena sangat mudah dan murah. Dengan sistem wick atau sumbu, sangat mudah mengaplikasikannya dan peralatannyapun mudah di dapat.
Untuk menanam hidroponik sederhana ini kita bisa memanfaatkan berbagai peralatan yang ada di sekitar kita, seperti :
- botol plastik air mineral bekas,
- gelas plastik bekas air mineral,
- jerigen plastik bekas minyak goreng,
- kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)
- steorofom bekas, dll
Dan masih banyak barang-barang lain yang bisa kita manfaatkan, tinggal kitanya sebisa mungkin untuk terus berkreasi.
Seiring perkembangannya, ternyata hidroponik itu tidak serumit bayangkan saya. Dalam ber-hidroponik ada berbagai system mulai dari yang paling sederhana sampai yang rumit dan perlu biaya besar.
Berhidroponik dengan cara paling sederhana biasanya menggunakan system wick atau sumbu, karena sangat mudah dan murah. Dengan sistem wick atau sumbu, sangat mudah mengaplikasikannya dan peralatannyapun mudah di dapat.
Untuk menanam hidroponik sederhana ini kita bisa memanfaatkan berbagai peralatan yang ada di sekitar kita, seperti :
- botol plastik air mineral bekas,
- gelas plastik bekas air mineral,
- jerigen plastik bekas minyak goreng,
- kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)
- steorofom bekas, dll
Dan masih banyak barang-barang lain yang bisa kita manfaatkan, tinggal kitanya sebisa mungkin untuk terus berkreasi.
Thursday, 27 March 2014
Cara Bertanam Hidroponik Dengan Cara Paling Sederhana
Seperti postinga-postingan sebelumnya saya akan menggambarkan bagaimana Cara Bertanam Hidroponik Sederhana. Jika Anda menelusuri semua postingan sebelumnya tentu caa ini sangat mudah, ada banyak contoh dan cara-cara yang sebelumnya sudah saya jelaskan.
Kita tau bahwa anaman hidroponik tumbuh sehat, kuat, dan bersih. Hidroponik juga ramah lingkungan karena tidak membutuhkan air sebanyak berkebun secara konvensional. Ini karena hidroponik tidak memerlukan penyiraman sama sekali.
Laju pertumbuhan tanaman hidroponik bisa mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman yang ditanam di tanah pada kondisi yang sama. Alasan untuk ini adalah karena tanaman hidroponik langsung mendapatkan makanan dari air yang kaya nutrisi. Kondisi ini juga membuat tanaman tidak perlu akar besar untuk mencari nutrisi. Dan karena energi yang diperlukan untuk pertumbuhan akar lebih sedikit, sisa energi bisa disalurkan ke bagian lain dari tanaman.
Bagi yang mempunyai hobi berkebun, cara hidroponik ini dapat menjadi alternatif. Tapi bagaimana ya cara membuat tanaman hidroponik? Sudah banyak saya posting tentang hidroponik. Tapi jangan khawatir, pada postingan ini akan dibahas cara menanam hidroponik dengan cara yang paling sederhana.
Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:
Alat:
Botol plastik dipotong menjadi 2 bagian, yang bagian atas dibalik dan dilubangi kecil-kecil dan di pasang sumbu pada tutupnya. Kemudian diisi media tanam, dan tanaman yang akan kita tanam secara hidroponik. Untuk bagian botol plastik bawahnya untuk menampung nutrisi tanaman. Sehingga bagian atas yang sudah berisi tanaman di taruh terbalik di atas botol plastik nutrisi (bagian bawah). Simple bukan! Lebih jelasnya silahkan liat gambar berikut :
Selamat mencoba...!
Kita tau bahwa anaman hidroponik tumbuh sehat, kuat, dan bersih. Hidroponik juga ramah lingkungan karena tidak membutuhkan air sebanyak berkebun secara konvensional. Ini karena hidroponik tidak memerlukan penyiraman sama sekali.
Laju pertumbuhan tanaman hidroponik bisa mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman yang ditanam di tanah pada kondisi yang sama. Alasan untuk ini adalah karena tanaman hidroponik langsung mendapatkan makanan dari air yang kaya nutrisi. Kondisi ini juga membuat tanaman tidak perlu akar besar untuk mencari nutrisi. Dan karena energi yang diperlukan untuk pertumbuhan akar lebih sedikit, sisa energi bisa disalurkan ke bagian lain dari tanaman.
Bagi yang mempunyai hobi berkebun, cara hidroponik ini dapat menjadi alternatif. Tapi bagaimana ya cara membuat tanaman hidroponik? Sudah banyak saya posting tentang hidroponik. Tapi jangan khawatir, pada postingan ini akan dibahas cara menanam hidroponik dengan cara yang paling sederhana.
Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:
Alat:
- Botol plastik air mineral bekas
- Kain untuk sumbu (kain flanel lebih bagus)
- Nutrisi hidroponik.
- Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata merah). Pilih yang paling mudah didapat.
Botol plastik dipotong menjadi 2 bagian, yang bagian atas dibalik dan dilubangi kecil-kecil dan di pasang sumbu pada tutupnya. Kemudian diisi media tanam, dan tanaman yang akan kita tanam secara hidroponik. Untuk bagian botol plastik bawahnya untuk menampung nutrisi tanaman. Sehingga bagian atas yang sudah berisi tanaman di taruh terbalik di atas botol plastik nutrisi (bagian bawah). Simple bukan! Lebih jelasnya silahkan liat gambar berikut :
Selamat mencoba...!
Subscribe to:
Posts (Atom)







