Tuesday, 17 June 2014

Tentang Melon



1. Kita bisa menyemai melon di sekambakar campur cocopeat, atau dicocopeat saja yg sudah dicuci, ataupun dirockwool.
2. Aku memindahkan tanaman melon biasanya ke NFT sampai kira2 sejengkal tingginya. Karena pertumbuhan di NFT itu cepat banget dan sehat.
3. Lalu supaya pertumbuhan akarnya bagus, aku buatkan sistim Dutch bucket.(di blog ini ada dutch bucket)
4. Supaya pertumbuhannya rapi, bagus dan gak tabrakan satu sama lain aku buatkan lanjaran atau tiang untuk menjalar. Jangan lupa tiap hari diikat ke lanjarannya ya. Krn pertumbuhan tiap hari luarbiasa.
5. Bunga jantan letaknya dibatang.
6. Bunga betina di tunas yang tumbuh antara batang utama dan daun
7. Tunas yg dipertahankan adalah tunas ke 7 dan 9, biasanya ada setelah daun ke 11, sd 14
8. Untuk yang tidak pakai greenhouse tidak perlu mengkawinkan, cukup percaya saja pada lebah untuk melakukannnya, coba lihat pagi2 apakah ada lebah yang mengerjakan, dia rajin sekali.
9. Jadi semua tunas dibawah 7 dibuang dan diatas 9 dibuang, dan tunas akan terus timbul ya walau sudah berbuah, jadi tiap hari lihat, kalau ada tunas lagi dibuang saja spy tidak mengganggu pertumbuhan buah.
10. Saat buah sudah sebesar telor, daun di tunas disisakan 2 saja, potong saja sisasanya.
11. Lakukan toping, saat sudah berbuah dan jumlah daun dipertahankan hanya 30 saja.
12. Melon dipanen saat jaring sudah penuh, hanya 58 hari atau 2 bulan, jika pertumbuhannya baik. 

Pemberian nutrisi

1. Saat tumbuh daun : 400 ppm
2. Saat pindah tanam smp 2 minggu : 800 ppm
3. Kemudian naikkan jadi 1000ppm sampai menjelang berbunga.
4. Saat berbunga jadi 1200 ppm
5. Saat berbuah jadi 1500 ppm
5. Saat sudah berjaring 1800ppm sampai panen.


Ini bunga betina yg tumbuh di sulur, bunga jantan dibatang


Lebah membantu kita
Ciri2 tanaman melon sehat, daun lebar, hijau dan tidak berjamur


Saat sudah sebesar telor, daun disulur sisakan 2 saja.


Selamat mencoba....
Walau orang kota tidak punya lahan luas, kita masih bisa jadi petani.











Thursday, 22 May 2014

Cara Menanam Cabe Hidroponik



Assalamualaikum Wr Wb sobat hidroponik semua. Sudah sampai mana nih pertumbuhan tanaman hidroponiknya?
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang cara menanam cabe secara hidroponik. Cabe yang ditanam adalah biji cabe yang dijual di toko pertanian. Eits..ingat ya! Lihat tanggal kadaluarsa benih cabe saat membeli ya!

PENYEMAIAN

Menanam cabe dari biji sebenarnya sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak biaya. Alat dan bahan yang perlu disiapkan adalah :
  1. Nampan ukuran 30 x 20
  2. Metan (Media Tanam) = cocopeat (sabut kelapa), bisa diganti dengan tissue.
  3. Air
  4. Of course! biji cabe tidak ketinggalan.
  5. Lidi
Siapkan nampan, dan taburkan cocopeat di atasnya sampai ketebalan 1 cm. Siramkan air ke seluruh cocopeat sampai basah namun air tidak sampai menggenang. Sebar benih/ biji cabe sambil ditekan dengan lidi agar biji terbenam dalam cocopeat basah. Letakkan persemaian biji cabe didalam ruangan saja, dan tidak perlu terkena sinar matahari. Siram setiap pagi dengan air (tidak sampai menggenang airnya) untuk melembabkan biji cabe. Tunas cabe akan muncul dan inilah pemandangan yang sangat menarik untuk dilihat.
Setelah tunas memiliki akar dan daun (7 sampai 10 hari), tunas bisa segera dipindah ke media hidroponik.

CABE HIDROPONIK

Hidroponik yang dipakai menggunakan DWC (Deep Water Culture)


Alat dab bahan yang digunakan:
  1. DWC Hidroponik Set (Bisa dibeli di Hidroponik Store)
  2. Aerator (pompa udara)
  3. Metan akar pakis
  4. Pupuk organik (yang murah meriah oeee)
Pindahkan tunas cabe dari penyemaian dengan hati-hati, agar tunas tidak patah. Letakkan di dalam net pot yang sudah diisi dengan akar pakis. Letakkan net pot ke dalam reservoir hidroponik, dan pastikan akar cabe menyentuh air dalam reservoir. Langkah terakhir adalah memasukkan pupuk organik ke dalam reservoir, dan nyalakan aerator untuk memberikan oksigen ke dalam reservoir. Untuk perawatan cukup mengecek level air dalam reservoir agar selalu menyentuh akar cabe, jika level air berkurang cukup tambahkan air sampai menyentuh akar.

http://tokopedia.com/komunika1/


Demikian sahabat hidroponik, semoga info ini bermanfaat. Silahkan kunjungi blog ini untuk informasi hidroponik organik. Wassalaamu alaikum Wr Wb.

Friday, 9 May 2014

Menanam Bawang Merah Hidroponik




Cara untuk menanam bawang merah hidroponik dan apa saja yang perlu disiapkan untuk menanam bawang merah ini?? yuk disimak..

1. botol bekas
2. media tanam pakai sekam bakar
3. benih bawang merah
4. nutrisi hidroponik
5. air
6. kain flanel
7. cutter

Nah jika anda sudah menyiapkan peralatan seperti daftar diatas, maka langkah selanjutnya adalah merangkainya menjadi media untuk menanam bawang merah hidroponik. kira-kira nanti gambarnya seperti dibawah ini :


botol bekas step by step

rockwool
http://tokopedia.com/komunika1/

kira kira seperti ini jadinya..
Caranya gampang saja, ambil bawang merah didapur. kalo mau yang kualita bagus bisa beli benih di toko pertanian, namun untuk skala hobi bisa ambil di dapur saja.. Ambil 1 siung bawah merah, bersihkan dan tancapkan di media tanam pada botol aqua seperti diatas. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Sumber : www.sayuranhidroponik.blogspot.com