Thursday, 16 May 2013

Video Hidroponik

Nutrisi Hidroponik


 Nutrisi Hidroponik
Apa yang di maksud dengan nutrisi hidroponik atau pupuk hidroponik? Dalam sistem hidroponik tanah tidak digunakan sebagai media tumbuh, tetapi diganti dengan media lain seperti arang sekam, cocopeat atau material lainnya selain tanah. Media tanam tersebut tidak mengandung unsur hara yang cukup oleh sebab itu kita harus memberikannya kepada tanaman melalui pupuk (dalam hidroponik istilah pupuk disebut juga nutrisi hidroponik). Kita harus menghitung secara cermat jumlah dari masing-masing unsur hara sesuai dengan kebutuhan masing-masing tanaman. Hal ini bukanlah sesuatu yang mudah. Bagi Anda yang menyukai sistem budidaya secara hidroponik, baik komersial maupun hanya sekedar hobi, Anda tidak usah repot dengan semua hitungan-hitungan tersebut karena Anda bisa menggunakan pupuk siap pakai yaitu pupuk NUTRISI HIDROPONIK A&B MIX.


Nutrisi hidroponik ini adalah pupuk hidroponik lengkap yang mengadung semua unsur hara makro dan mikro yang diperlukan tanaman hidroponik. Pupuk tersebut diformulasi secara khusus sesuai dengan jenis dan fase pertumbuhan tanaman. NUTRISI HIDROPONIK tersedia untuk berbagai jenis tanaman seperti paprika atau cabai, tomat, melon, timun, terong, selada, anggrek, mawar, krisan, anturium dan lain-lain.

Pemberian Nutrisi
Gunakan nutrisi hidroponik yang tepat, pemberian nutrisi dalam cara menanam hidroponik sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Anda bisa meracik sendiri atau membeli nutrisi hidroponik di pasaran. Pemberian nutrisi bisa dengan cara siram manual pagi dan sore hari, atau jika anda ingin lebih praktis anda bisa mencoba cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu atau wick silahkan cek pada gambar. Sumbu (bisa dari kapas, sumbu kompor atau kain bekas) akan mengalirkan nutrisi ke seluruh bagian tanaman. Teknik wick ini adalah salah satu teknik hidroponik sederhana.
Teknik Wick, Hidroponik Sederhana


Manfaat teknologi Budidaya Hidroponik



Manfaat teknologi budidaya hidroponik :
    1.       Mudah mengendalikan faktor2 ekosistem
    2.       Tidak tergantung pada keadaan tanah yang tersedia karena menggunakan medium bukan tanah   
    3.       Produksi tanaman lebih tinggi, lebih hemat pupuk
    4.       Bila tanaman mati lebih mudah mengganti dengan tanaman yang baru
    5.       Kualitas daun,bunga,buah jauh lebih bagus dan tidak kotor
    6.       Dapat dilakukan pada daerah sempit seperti perkotaan, perumahan dan daerah tak subur sekalipun.



Sistem hidroponik, medianya harus memenuhi unsur hara baik mikro maupun makro, unsur makro haruslah mengandung Nitrogen, Fosfor, Kalium, Kalsium, Magnesium, dan Belerang sedangkan unsur mikro adalah Mangan, Tembaga, Borium, Seng dan Molibdin.
Penerapan hidroponik. Jika harus membuatnya sendiri kita memerlukan bahan dengan formula sebagai berikut :
-          Formula Netherland Standard
Unsur makro
Garam mineral
jumlah
Potasium fosfat
136 gram
Kalsium nitrat
1.062 gram
Magnesium sulfat
492 gram
Potasium nitrat
493 gram
Potasium sulfat
256 gram
Potasium hidroksida
22,4 gram
Formula ini dicampur 1000 liter air suling atau air netral yang ber pH 6,5

Unsur mikro
Garam mineral
jumlah
Tembaga sulfat
0,05 gram
Besi (EDTA)
05,13 gram
Mangan sulfat
0,73 gram
Seng sulfat
0,06 gram
Asam boron
0,59 gram
Formula mikro ini langsung dicampurkan dengan larutan pertama dan larutkan.
Larutan ini baik sekali bagi tanaman sayran dan buah semusim seperti paprika, kol, mawar, asparagus.
Jika kesulitan dalam mengolah dan belum tentu diperoleh dipasaran maka kita dapat memperolehnya ditoko-toko dengan unsur yang telah diramu. Contohnya adalah margaflor, schipper I/II, Gandapan, Lewatit HD 5, Hidro – PIF yang kesemua diramu sedemikian rupa, mengandung nutrisi lengkap bagi kebutuhan tanaman. Namun tidak semua unsur lengkap karena berbeda merek berbeda pula jumlah nutrisi dan macam hara yang berbeda pula.